Sabtu, 18 April 2009

my very special love letter

My dear bunny

bunny I love you…
menulis itu saja sudah mampu membuatku tersenyum-senyum sendiri, terlebih jika kau sekarang ada di sampingku dan menjawab “ I love you too “
tapi tahukah kamu bunny, sebenarnya kadang aku bingung kenapa aku bisa begitu mencintaimu, sedangkan kamu sama sekali bukan tipeku, kamu bukan cowok populer di sekolah, kamu juga sering bikin aku kesel, kamu selalu lupa tanggal jadian kita, kamu ngga tahu warna apa yang kusuka, dan bahkan kamu tak memberiku boneka lucu saat valentine tahun lalu…

bunny …
maafkan aku karena ku pergi waktu itu, aku memang konyol, entah mengapa tiba tiba aku ingin mencari cinta yang jauh lebih sempurna, kini ku akui, aku memang bodoh, sangat bodoh…

bunny …
kini sebulan telah berlalu, dan sekarang ku tlah mengerti, cinta kita terlalu berarti untuk di biarkan mati, cinta kita amat istimewa dengan caranya sendiri, walau kita lebih sering terlihat seperti tom and jerry, tapi kita tahu bahwa sebenarnya kita saling menyayangi…

bunny …
cinta kita boleh saja tak sesempurna kisah cinta dalam telenovela dan film India, kita juga mungkin tak sematching romeo dan Juliet, bella dan Edward, atau ramadan dan Ramona, tapi bukankah cinta lebih dari sekedar itu…
kadang kesempurnaan datang dari hal hal yang sederhana, seperti saat kau tertidur di samping ranjangku waktu aku di rumah sakit dulu, atau saat kau memasak masakan ’aneh’ mu di hari ulang tahunku, atau saat kau menempelkan foto kita berdua agar utuh kembali setelah ku sobek sobek saat ku marah…itu semua adalah cinta, cinta yang begitu sempurna, yang sayangnya baru ku sadari dan ku tahu saat kau jauh dariku

bunny…
aku mencintaimu, dan akan tetap begitu…
karena hanya kamu yang mampu melakukan apa yang orang lain tak mampu lakukan untukku…
meski kamu ngga pernah memujiku cantik, tapi saat kau tertegun menatapku, matamu mengungkapkan lebih dari itu, meski kau bilang “I love you” tak sesering yang ku mau, tapi tiap hari kau tulis puisi puisi tentangku, dan meskipun kamu ngga tahu warna apa yang kusuka, tapi yang terpenting, kamu selalu tahu kapan ku ingin di dengar, kapan ku ingin di manja, dan kapan ku harus di peluk, dan itu semua lebih dari segala-galanya…

bunny ku sayang, the one and only…
kini ku kembali, di hari valentine ini aku ingin kau tahu, aku tak butuh mawar merah segar yang sekejap juga akan layu, aku tak butuh juga boneka boneka lucu, aku tak butuh kotak musik berukirkan namamu dan namaku…
aku hanya ingin kau tahu, aku mencintaimu, lebih dari yang bisa kau bayangkan…
dan aku akan terus mencintaimu seperti itu tanpa syarat, ehm…. Mungkin dengan satu syarat yang harus kamu patuhi, yaitu JANGAN PERNAH BIARKAN AKU PERGI LAGI…



N.S.L.Y
gie

‘andai sayang tak harus di ungkapkan’

Kau adalah makhluk yang paling ingin aku musnahkan
Sekaligus kaulah makhluk yang ingin aku abadikan
Sikapmu melebihi dinginnya salju
Namun bara didadaku
Tak pernah berhenti menyala

Jika benar kau sayang
Kenapa tak kau biarkan,
Waktu beri kesempatan kita saling ungkapkan

Jika kau memang tak cinta
Kenapa tak enyah saja,
Lukailah perasaan ini
Ubahlah cinta ini jadi benci

Aku ingin mataku bisa berkata-kata
Hingga lidah keluku tak perlu tersiksa

Lepaslah aku dari siksa ini
Sejenak cobalah kau rasa
Sejenak coba kau resapi
Sejenak biarkan rasa ini terungkapkan
Kau akan tahu,
Cintaku padamu tak terkalahkan

‘cinta mati’

Senja di kaki cakrawala
Pendar warnanya teramat indah
Jingga yang sama ku lewati penuh harap
Kembali ku terkurung senyap

Namun di dasar sepi masih ku rasa sepi
Sepi yang tak pernah ku tahu batasnya
Mungkinkah penantianku ini berarti ?
Sedang wangi tubuhmu telah membumbung tinggi Jiwaku menggeliat merindukan dekap
Ragaku kering merindukan nafasmu
Melebur dalam setiap sel darahku

Masih bolehkah ku mengenangnya ?
Jika detik tak pernah mau menungguku beranjak
Masih bolehkah ku menginginkannya ?
Sedang waktu terus berlalu tanpa menolehku

Tuhan, apakah kau tengah bermain teka teki
Berilah aku jawaban pasti
Lihatlah aku bersimpuh dengan segenap hati
Bantulah aku hentikan cinta ini


Ps.will I find you again someday???

UTUH

Ku jalani hidup ini seperti air
Ku biarkan semuanya mengalir
Tak pernah ku cari cinta
Karena ku tak mau terluka
Meski banyak yang menganggap cinta itu indah
Tapi tak sedikit yang menderita karenanya

Hingga akhirnya waktu menuntunku padamu
Entahlah…
Saat bertemu denganmu
Aku merasa menemukan sesuatu
Yang sudah sangat lama aku cari
Yang ribuan malam telah kunanti
Inikah cinta ???
Engkaulah jawabannya

Satu hal pasti yang ku tahu
Bersamamu ku merasa utuh

For my a half soul, DJENA

Jumat, 17 April 2009

"kembali"

Jauh sebelum aku melihatmu
Aku tlah mampu merasakan laramu
Tak perlu kau berkata
Tak perlu kau menghela
Tak perlu kau berpura
Karena lukamu terlalu nyata
Untuk sembunyi pada tawa

Dan ketika ku mendekat
Biarkan dekap ini tak terlepas
Biar angan terbangkan beban
Biar ku buat kau nyaman
Saat itu satu hal yang harus kau patuhi
Jangan biarkan aku pergi lagi…


ps.untuk seseorang yang sudah lama menghilang

“Pernakah kau rasa ?”

Pernahkah kau rasa ?
Kau menangiskan lara
Tanpa ada bulir air mata
Hanya mendung menyelubung
Dan tak terusir dari kalbumu

Pernahkah kau rasa ?
Rindu yang terdalam
Tanpa bisa kau selami batasnya
Dan yang paling kau benci
Kau tak juga bisa
Membuat dia tahu

Ketika jauh lah
Kau menikmati rasa ini
Rasa yang teramat ingin kau tanyakan padanya
Pernahkah kau rasa ???




Cilacap, july 29th 2006